Materi LKMM
PRA-TD 2017
( Materi 1)
Pengenalan Diri
A. Menurut
Robert Powers : Kesadaran, pemahaman terhadap dirinya sendiri.
Meliputi apa saja? : -Siapa aku? ,
Apa kekuranganku? , Apa kelebihanku? Apa kemampuanku? , Apa yang kulakukan?
B. Tujuannya
apa?
1. Tumbuh
kesadaran akan mengenali diri
2. Terbentuknya
percaya diri
3. Kemampuan
mengekspresikan diri
4. Mengetahui
potensi dan kelemahan diri sendiri
C. Kepribadian.
Menurut Koent
Jaraningrant : beberapa ciri watak yang diperlihatkan seseorang secara lahir, konsisten
dan konsekuen.
D. Tipe-tipe
Kepribadian :
1. Sanguinis
(Popular)
Emosional, penuh semangat, ingatan
kuat, suka bicara, childies, spontan, ekspresif, cepat meminta maaf, humoris
dan kreatif.
2. Koleris
(Kuat)
Menekankan fungsi hasil, bukan
proses, selalu benar dalam keadaan darurat, dinamis, tidak perlu teman.
3. Melankonis
(Sempurna)
Analisis, rapi, penuh pikiran,
puitis, idealis, sensitif, serius, tekun, perfeksionis, kreatur, berbakat,
setia, artistik.
4. Plegmatis
(Damai)
Menjadi penengah, cerdas, mudah
sepakat, tenang, konsisten, tegar, pendengar baik, santai, perhatian,
menghindari konflik
E. Tips
dan Trik untuk Pengenalan diri :
1.
Sanguinis : Jangan
berlebihan, bicara efektif, belajar bersabar, belajar mendengarkan orang lain.
2.
Koleris : singkirkan
tekanan, belajar rileks, menangapi kepemimpinan orang lain, simpan nasihat
sampai diminta.
3.
Melankonis : Jangan mudah
sakit hati, pisitive thinking, kendurkan standart, jangan cari kesulitan.
4.
Plegmatis : Jangan
menunda pekerjaan, wajar untuk bertanggungjawab, berlatih membuat keputusan,
coba hal baru, lebih memfokuskan diri, membangkitkan semangat.
(Materi 2)
Mendengar Aktif
A. Definisinya
adalah dapat mendengar dengan infenitas empati, penerimaan dan kesediaan untuk
bertanggung jawab.
·
Mendengar
aktif adalah mendengar dengan merespon perkataan, maksud dan perasaan lawan
bicara. Dengan merespon, perkataan, maksud dan perasaan lawan bicara, maka
lawan bicara akan senang sekali, karena perasaannya dapat dilesap sedikit demi
sedikit, bisa menjadi lebih ramah dan rasa sayang lebih mendalam. Lawan bicara
akan mulai mendengarkan Anda dan menjadi lebih bertanggungjawab. Anda tidak
harus menjadi “orang super”. Proses dalam mendengar
aktif yaitu dimulai dengan mendengarkan informasi, mengerti maksud dari
informasi yang disampaikan pada kita, mengingat informasi tersebut,
menafsirkannya ke berbagai macam sudut pandang dan dibuat kesimulannya,
mengevaluasi informasi yang sudah kita simpulkan, dan kemudian kita merespon
informasi yang diberikan oleh pembicara.
B. Manfaatnya
adalah :
1.
Mendapatkan informasi.
2.
Mendorong Komunikasi
Lebih Jauh.
3.
Membantu Mengenal Watak
Seseorang.
4.
Membina dan meningkatkan
hubungan dan lain-lain.
C. Hal-hal
pentingnya adalah:
1.
Empati : Kemampuan untuk
memahami perasaan orang lain dengan yang akurat.
2.
Insetitas atau
pengulangan.
3.
Penerimaan pesan.
D. Alurnya
adalah :
1.
Mendengar (Hearing)
2.
Memahamkan
(Understanding)
3.
Mengingat (Remembering)
4.
Mengevaluasi (Evaluating)
5.
Merespon (Responsing)
6.
Menganalogikan
(Interpreting)
E. Hambatan-hambatan
yang dihadapi antara lain :Fisik (Gangguan kesehatan temperatur) , Mental
(Kecepatan berfikir, Prasangka keterbatasan wawasan)
F. Tips-Tips
agar kita bisa Mendaengar
aktif :
1.
Konsentrasi itu sangat
penting bagi anda
2.
Pertimbangkan informasi
yang sudah diketahui oleh kita
3.
Hindari gangguan
4.
Kendalikan emosi anda,
jangan kelewat batas
5.
Kesampingkan prasangka
dan pendapat pribadi anda
6.
Melibatkan diri dalam
pembicaraan
7.
Hati-hati dalam
menyatakan pendapat pribadi kamu
·
Dengan
mendengar aktif, kita tidak perlu memecahkan masalahnya, tetapi dapat
menyelesaikannya sendiri. Mendengar aktif merupakan titik pusat komunikasi,
salah satu yang menentukan dalam
keberhasilan seorang pemimpin. Mendengar aktif merupakan rahasia sukses
kepemimpinan.
(Materi 3)
Berbicara Efektif
A. Bicara
adalah : Menurut KBBI : Bercakap, berbahasa, mengutarakan isi pikiran,
melisankan sesuatu yang dimaksudkan.
·
Efektif adalah : Menurut
KBBI : Tepat ada efeknya, dapat membawa hasil.
·
Berbicara Efektif adalah
: kemampuan menyampaikan maksud dan tujuan secara sistematis, jelas, padat dan
mudah dipahami oleh lawan bicara.
B. Proses
Komunikasi itu REACH : Respect-Empathy-Audible-Clarity-Humble
C. Ciri-ciri
berbicara efektif :
1.
Informasi jelas, mudah
dimengerti
2.
Alur sistematis dan
runtut
3.
Fokus pada topik
pembicaraan
4.
Ada feedback dari lawan
bicara
D. Berbicara
tidak efektif karena arah pembicaraan tidak jelas, pengalaman yang masih
kurang, dan tidak ada persiapan.
E. Tips
dan trik berbicara efektif : Alur pembicaraan, volume dan tempo bicara, siapa
audiencenya, body language, dan ekspresi wajah.
(Materi 4)
Ambisi Kenyataan Dan Usaha
A. Ambisi adalah keinginan yang ingin dicapai, keinginan yang
kuat untuk memperoleh kesuksesan dalam hidup dan mencapai hal-hal besar atau
baik yang diinginkan (The Webster’s Dictionary)
·
Kenyataan
adalah : hal-hal yang dapat mendukung atau menghambat pendapatan sesuatu.
B. Faktornya ada dua yaitu Eksternal (diluar) dan Internal
(didalam)Usaha adalah tindakannya yang dilakukan seseorang untuk mencapai
ambisinya. Ada dua jenis usaha yaitu proactiv dan reactif.
1. Ambition: Segala sesuatu yang ingin
dicapai disertai kemauan yang kuat.
2. Reality: Hal-hal yang dapat mendukung
atau menghambat kenyataan.
C. Faktor-faktor yang mempengaruhi:
1.
Internal
2.
External
D.
Usaha:
tindakan nyata yang dilakukan seseorang untuk mencapai ambisinya.
1.
Reactive:
bantuan dari orang lain.
2.
Proactive:
dari diri sendiri.
E.
Keterkaitan
1.
Tujuan
dan ambisi ada.
2.
Kenyataan
mendukung.
3.
Usaha
sejalan.
(Materi 5)
Sasaran resiko dan konsekuensi
A. Sasaran adalah tujuan yang ingin dicapai atau dipercaya dapat
dicapai.
·
Untuk
menentukan sasaran yaitu harus Spesifik, Measurable, Altainable, Relavant, Time
Based.
B. Risiko adalah suatu kejadian yang bersifat atau berdampak
negatif yang mungkin terjadi ketika berusaha mencapai sasaran.
·
Risiko adalah bahaya, akibat atau konsekuensi yang dapat terjadi akibat
sebuah proses yang sedang berlangsung atau kejadian yang akan datang.
C. Tipe Manusia dan Risiko ada tiga yaitu : Risk seeker, Risk
neutral dan Risk averter.
D. Cara mengendalikan Risiko : Identifikasi ancaman, identifikasi
penyebab ancaman, tentukan risiko, tentukan langkah antisipasi.
E. Konsekuensi adalah akibat
yang akan terjadi jika ada/terjadi sesuatu keadaan tertentu.
Konsekuensi, akibat (dari suatu perbuatan, pendirian dan sebagainya).
·
Konsekuensi
ada dua yaitu Positive dan Negative
F.
Menentukan
sasaran
Ø SMART=
Spesific,Measurable,Attainable,Relevent,Time Based.
·
Resiko:
Suatu kejadian yang bersifat atau berdampak negatif dan mungkin terjadi ketika
berusaha mencapai sasaran.
·
Tipe-tipe
manusia takut resiko:
1.
Risk
Aventure
2.
Risk
Neutral
3.
Risk
Secker
·
Mengendalikan
resiko:
1.
Indentifikasi
ancaman
2.
Identifikasi
penyebab ancaman
3.
Menentukan
resiko
4.
Tentukan langkah antisipasi
·
Konsekuensi:
akibat dari perbuatan,pendirian dan sebagainya.
·
Cara
untuk sukses mencapai tujuan:
1.
Tuliskan
2.
Berkomitmen
3.
Motifasi
4.
Rencana
lain
5.
Lakukan
yang terbaik
6.
Positif
thingking
7.
Evaluasi
8.
Berdoa
(Materi 6)
Berpikir Kritis
A. Proses
penggunaan akal budi untuk mempertimbangkan, memutuskan sesuatu. Memberi makna
objek yang muncul di hadapannya.
·
Definisi berpikir kritis,
Menurut Chance, 1986 “Kemampuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan dan
menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik
kesimpulan, mengevaluasi argumen dan memecahkan masalah”.
B. Syarat
untuk bisa Berpikir Kritis, yaitu :
1.
Berpikir Terbuka
2.
Skeptis(Tidak Mudah
Percaya)
3.
Rendah Hati
4.
Percaya Diri
5.
Kreatif
6.
Berpikir Kritis
7.
Memiliki motivasi tinggi
C. Kesalahan
dalam berpikir yaitu :
1.
Terpengaruh Emosi
2.
Data Tidak Sesuai
3.
Ambigu
4.
Over
Generalisasi(Hiperbolis)
D. Proses
untuk berpikir kritis adalah :
1.
Menggali Informasi
2.
Mengelola Informasi yang
didapat
3.
Menganalisis Madalah
4.
Membuat inkesimpulan
E. Kesimpulan
Berpikir Kritis :
1. Memahami
hubungan-hubungan logis antar gagasan
2.
Mengidentifikasi, Mengkontruksi, dan Mengevaluasi argumen
3. Mendeteksi
inkonsistensi dan kesalahan umum dalam pemberian alasan
3. Memecahkan
msalah secara sistematis
4.
Mengidentifikasi relavansi dan kepentingan gagasan
5. Merefleksikan
keberanian keyakinan dan nilai-nilai diri sendiri
·
Mengapa berpikir kritis
itu penting sehingga perlu dipelajari? Keterampilan universal, meningkatkan
keterampilan verbal dan analitik, sangat penting di abat 21, meningkatkan
kreativitas.
F. Manfaat
berpikir kritis bagi Mahasiswa :
1. Membantu
memperoleh pengetahuan, memperbaiki teori dan argumen
2. Mengemukan dan
merumuskan pertayaan dengan jelas
3. Mengumpulkan,
menilai dan menafsirkan insformasi dengan efektif
4. Membuat
kesimpulan dan menemukan solusi masalah berdasarkan alasan yang kuat
G. Berpikir
kritis, apa saja yang harus
diperhatikan ?
1.
Memperhatikan secara
detail
2.
Identifikasi kecenderungan dan pola seperti
menentukan informasi
H. Condusion
:
1.
Sering menggali fakta
2.
Pikiran dampak yang
mungkin timbul
3.
Memilih alternatif
4.
Menjatuhkan pilihan
(Materi 7)
Persepsi
A. Menurut
Rene Descartes, Filsafat Ilmuwan Perancis 1596-1650 : Persepsi yaitu jangan
pernah menerima sesuatu sebagai kebenaran sampai anada mengetahuinya tanpa
keraguan satupun.
·
Persepsi adalah “Proses
individu dalam menginterprestasikan, mengorganisasikan dan memberi makna
terhadap stimulus merupakan hasil dari proses belajar dan pengalaman” –Asrori
(2009)
B. Bentuk-bentuk
persepsi yaitu :
1.
Persepsi Visual
2.
Persepsi Perabaan
3.
Persepsi Penciuman
4.
Persepsi Auditori
5.
Persepsi Pengecapan
C. Syarat-syarat
persepsi :
1.
Objek
2.
Alat Indera/Respector
3.
Perhatian
D. Faktor
yang mempengaruhi persepsi:
E. Pelaku
Persepsi :
1.
Sikap
2.
Minat
3.
Pengalaman
4.
Pengetahuan
5.
Harapan
F. Stimulus
dalam persepsinya :
1.
Gerakan
2.
Ukuran
3.
Kemiripan
4.
Suara
5.
Latar Belakang
G. Lingkungan
yang bisa diambil dalam persepsi yaitu :
1.
Waktu
2.
Keadaan Sosial
3.
Keadaan Kerja
H. Kegagalan
dalam melakukan persepsi yaitu :
1.
Kesalahan Atribut
2.
Efek Halo
3.
Steoretip
4.
Prasangka
·
Gegar budaya dalam
persepsi adalah gagal untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan dan orang-orang
yang baru.
(Materi 8)
Pengembangan Diri
A. Menurut
Abraham Maslow “Bentuk perwujudan dari aktualisasi diri yaitu proses untuk
mewujudkan dirinya yang terbaik sejalan dengan potensi”.
1)
Kenali diri sendiri
2)
Menanamkan tiga kesalahan dasar
3)
Tentukan Visi dan Misi
4)
Manajemen Wktu
B. Faktor manajemen waktu yang kurang baik bagi pengembangan
diri kita antara lain:
1)
Terlalu sering have fun
2)
Suka menunda pekerjaan
3)
Datang ke acara tidak
penting
4)
Produktifitas kerja buruk
C. Tips
Memanajemn Waktu
yang baik adalah tentukan prioritas, Penjadwalan kembali, Pendelegasian.
·
Dahulukan yang utama dan
anda harus berani memutuskan mana-mana saja yang utama.
(Materi 9)
Mahasiswa, Organisasi dan Nasionalisme
A. Mahasiswa
adalah sebutan bagi orang yang sedang menempuh pendidikan tinggi di sebuah
perguruan tinggi yang terdiri atas sekolah tinggi.
B. Peran
Mahasiswa itu sangat tinggi, meliputi :
1.
Agen of Change(Generasi
Pengontrol)
Yang terjadi di lingkungan sekitar
dan itu salah, Mahasiswa dituntut untuk merubah sesuai dengan harapan
sesungguhnya. Jika ada sesuatu yang terjadi dilingkungan sekitar dan itu salah,
mahasiswa dituntut untuk merubahnya sesuai dengan harapan sesungguhnya.
2.
Social Control(Generasi
Pengontrol)
Sebagai generasi pengontrol
seseorang mahasiswa diharapkan mampu mengendalikan keadaan sosial yang ada dilingkungan
sekitar, selain pintar dalam bidang akademis, mahasiswa juga harus pintar dalam
bersosialisasi Dan memiliki kepkaan dengan lingkungan.
3.
Iron Stock(Generasi
Penerus)
Mahasiswa diharapkan menjadi manusia-manusia tangguh
yang memiliki kemampuan dan akhlaq mulia yang nantinya dapat menggantikan
generasi-generasi sebelumnya dipemerintahan kelak.
4.
Moral Force(Generasi
Modal)
Mahasiswa sebagai penjaga stabilitas
lingkungan masyarakat. Diwajibkan untuk menjaga modal-modal yang ada.
C. Organisasi
harus dihubungkan dengan mahasiswa. Hubungan dan manfaat organisasi adalah:
a)
Melatih Leadership Skill
b)
Menyalurkan Hobi dan
Minat
c)
Networking/Memprluas
jaringan
d)
Belajar Memanajemen Waktu
D. Organisasi
adalah Suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Pentingnya
organisasi bagi mahasiswa adalah kita harus menjalankan kewajiban kita sebagai
mahasiswa dengan semestinya. Menjadi mahasiswa jangan hanya sebatas mahasiswa
biasa. Kita harus mengikuti arus pergaulan.
E. Nasionalisme
adalah satu paham yang menciptakan dan mepertahankan kedaulatan sebuah negara
dengan mewujudkan satu konsep identitas bersama untuk sekelompok manusia yang
mempunyai tujuan atau cita-cita yang sama dalam mewujudkan kepentingan
nasional, dan nasionalisme juga rasa ingin mempertahankan negaranya baik dari
internal maupun external.
Bagaimana peran mahasiswa dalam membangun indonesia agar lebih baik kedepanya?
Indonesia sudah memiliki banyak hasil kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin kaya akan budaya,bahasa dan masih banyak lagi kita sebagai mahasiswa tentunya dapat memberikan peran yang penting bagi negeri kita ini agar dapat lebih memajukan serta mengembangkan apa saja yang sudah kita miliki, termasuk masyarakat yang ada didalamnya.
Bagaimana peran mahasiswa dalam membangun indonesia agar lebih baik kedepanya?
Indonesia sudah memiliki banyak hasil kekayaan alam yang dapat dimanfaatkan sebaik mungkin kaya akan budaya,bahasa dan masih banyak lagi kita sebagai mahasiswa tentunya dapat memberikan peran yang penting bagi negeri kita ini agar dapat lebih memajukan serta mengembangkan apa saja yang sudah kita miliki, termasuk masyarakat yang ada didalamnya.
- Kesimpulannya adalah, Maka dari itu peran mahasiswa sangat dibutuhkan karena mahasiswa sebagai Agen of Change(Generasi Perubahan). Para mahasiswa harus bisa membawa perubahan dalam bangsa indonesia. Karena mahasiswa juga berperan sebagai generasi penerus bangsa ini.
Nama : Enda Rafiskah Devi
NIM : 1031610011
Prodi : Ekonomi Syariah
Komentar
Posting Komentar